Usah Kau Amuk
Usah Kau Amuk
By: Wiwit
Jalanan tiba-tiba riuh
Deru pick up tak henti berseliweran
Membawa berton-ton ikan nan sekarat
Rumah tua ini tak henti bergetar
Atap rapuh berdentang terhempas
Tiang rumah berderik ketakutan menyangga beban
Lampu kamar ini tak henti hidup dan mati
Tak jelas sampah plastik siapa yang berkejaran di aspal yang menggigil
Tangis bocah tak henti berteriak, menjerit
Berpacu dengan deru debu di tepian danau yang menghitam
Angin, usah kau marah
Angin, usah kau resah
Angin, usah kau amuk
Redalah, tenanglah
Kami masih belum siap
Diterjang kegelisahan badai nan galau
Didera raungan gundah nan gulana
Hadapi luka hati yang menganga
Maninjau, 22022020: 02.20WIB
Komentar
Posting Komentar