PUISI TENTANGMU


NESTAPA
By: Wiwit 

Entah berapa purnama berlalu sudah
Tepian pantai kini berhias sampah
Dari pengunjung berbudi tak terpuji
Membuat api unggun, bernyanyi sampai pagi

Entah berapa purnama datang dan pergi
Lautku nan elok tak pernah kembali
Dahulu mengintip penyu bersamamu
Kini pantai dijejeri tenda berkelambu

Entah berapa purnama mengunjungiku lalu berpaling
Aku tetap menunggumu dalam hening
Pantaiku, pantaimu, pantai kita
Kini pasrah dalam duka


Komentar

Postingan populer dari blog ini

3. Hujan